HTML Table

Kamis, 25 April 2019

Pembinaan Hippam Kota Malang Menuju Ketersediaan Sumber Air Yang Melimpah


Pembinaan Hippam Kota Malang terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Malang untuk lebih meningkatkan peran Hippam dalam penyediaan air minum bagi masyarakat, serta memberikan motivasi agar peran Hippan ke depan menjadi lebih baik dan tangguh dalam menghadapi tantangan. Dalam meningkatkan peran pengurus Hippam dalam menjaga ketersediaan air minum ini pada hari Rabu tanggal 24 April 2019 bertempat di Hotel 101 Jl. Dr. Cipto Kota Malang dilaksanakan pembinaan dengan tema “Pembinaan Rutin Hippam Dalam Rangka Pengelolaan Sumber Daya Air Bersih Di Kota Malang". Acara yang dihadiri oleh Kabid AMAL DPUPR yang diwakili oleh Ibu Yuni Lestari, Ketua Assosiasi Hippam Kota Malang, Ibu Astria Nugrahany, ST, M.Sc dari Perum Jasa Tirta I, Ibu Ir. Ari Mukti, MT dari PDAM Kota Malang dan pengurus 38 Hippam yang ada di Kota Malang. Dalam upaya menekankan peran Hippam dengan melestarikan lingkungan dan menjaga ketersediaan air minum bagi masyarakat melalui konservasi sumber air tanah.
Konservasi yang akan dilakukan dengan memperbanyak sumur resapan maupun biopori dan penanaman pohon disekitar sumber air (sumur bor). Hal ini diperlukan untuk menjaga pasokan air yang masuk ke dalam tanah dengan tujuan untuk menjaga debit air tetap seimbang.

Adapun Materi yang disampaikan oleh Ibu Astria Nugrahany, ST, M.Sc dari Perum Jasa Tirta I tentang “Pengelolaan daerah tangkapan air untuk keberlanjutan infrastruktur sumber daya air”. Dalam pengelolaan daerah tangkapan air ini telah dilakukan sosialisasi/Penyuluhan kepada masyarakat melalui kegiatan:
  • Sosialisasi penyuluhan ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
  • Kerjasama dengan universitas terkait pelestarian lingkungan maupun pemasangan papan penyuluhan.
  • Pelaksanaan penyuluhan kepada masyarakat menyamgkut masalah konservasi sumber daya air serta kegiatan lain yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan penyadaran masyarakat tentang pelestarian lingkungan.
Materi ke-2 dalam pembinaan Hippam adalah “Operasional dan Perawatan Tandon (Reservoir)” yang disampaikan oleh Ibu Ir. Ari Mukti, MT dari PDAM Kota Malang. Reservoir adalah bangunan penampungan air sebelum dilakukan pendistribusian pada pelanggan atau masyarakat.
Tujuan adanya reservoir adalah
  • Sebagai sarana vital penyaluran air ke masyarakat dan sebagai cadangan air
  • Sebagai tempat penyimpanan kelebihan air agar terjadi keseimbangan antara kebutuhan dan supply.
  • Sebagai tempat dilakukan proses disinfeksi.
  • Fungsi reservoir adalah sebagai tempat penampungan air pada sistem distribusi.
Perlengkapan Reservoir meliputi :
  • Sistem perpipaan yang terdiri dari pipa masuk/keluar, peluapan, pengurasan, manhole dan ventilasi.
  • Sekat-sekat  supaya tidak ada tempat agar air tidak bergerak.
  • Peralatan disinfeksi seperti kaporit atau chlor dan peralatan pembubuhan kapur (bila ada).
  • Vent+kawat kasa, manhole (lubang pemeriksa) sitem inlet/outlet/overflow dan skala ukur.
  • Lubang overflow, lubang penguras ditutup dengan kawat kasa.
  • Pipa overflow, pipa drainase, alat monitor, valve, ventilasi udara, lubang lorong, tangga dan meter induk.
  • Identifikasi kerusakan dan kelainan reservoir:
  • Kehilangan air akibat dari resapan dan penguapan.
  • Pembekuan pada musim dingin.
  • Kehilangan bahan chlor karena kontak dengan udara dan sinar.
  • Pencemaran dari burung, binatang, manusia, dan polusi udara.
  • pH air kurang dari 6,5 atau lebih dari 8,5 maka bubuhkan larutan netralisasi atau larutan soda abu 10% atau larutan kapur jenuh, sesuai perhitungan.
  • Peningkatan biaya pemeliharaan dan timbulnya masalah rasa dan bau karena tumbuhnya algae.
Tidak kalah pentingnya dalam pembinaan ini adalah apa yang disampaikan oleh Bpk. Rendra selaku Ketua Assosiasi Hippam Kota Malang meliputi :
  • Keberhasilan Hippam Kota Malang dalam pengurusan legalitas Hippam Kota Malang, meski masih beberapa yang sudah jadi. Hal ini akan menjadi motivasi bagi Hippam yang lain untuk segera mengurus legalitas Hippam tersebut. Karen lagalitas Hippam sangat penting bagi keberlangsungan organisasi Hippam.
  • Beberapa Hippam telah menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak air tanah, dan mengharap untuk Hippam yang lainnya segera menyusul untuk mengurus pajak air tanah.
  • Keberhasilan Hippam Kota Malang dalam menjalin kerjasama dengan Perbankan dalam penyediaan dana untuk pengembangan jaringan dan peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Hal ini telah diawali oleh Hippam Sumber Sukun yang telah mendapatkan pinjaman dari Bank BRI untuk peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
  • Pematangan pembentukan lembaga keuangan Hippam bagi ketersediaan permodalan bagi masyarakat pengguna Hippam dan ketersediaan bahan bagi pelayanan Hippam.

Penulis : Hariyanto
Editor : Mas Hari
Photo : Hariyanto

Gallery :


0 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html